AyoMondok

AYO MONDOK ! PESANTRENKU KEREN
PonPes Al - Hamid

Jl. Cilangkap Baru No.1 Cilangkap - Cipayung - Jakarta Timur 13870, Kota ADM Jakarta Timur, DKI Jakarta


  
  021)8447901
   mantab-alhamid@alhamid.org
   www.alhamid.org

Profil

Sejarah Lembaga Pendidikan Islam Yayasan Mantab Al-Hamid Cilangkap Cipayung Jakarta Timur keberadaannya tidak bisa dipisahkan dari Pondok Pesantren Salafiyah ”Al Falah” yang berada di sebuah kabupaten di Kediri yang tepatnya berada di Desa Ploso Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur, sebuah Pondok Pesantren yang didirikan sejak ratusan tahun yang lalu ( 1827 M ) oleh KH Ahmad Djazuli Usman, beliau adalah seorang alumni dari Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, semasa Pondok Pesantren Tebuireng masih di pimpin oleh Pendiri Organisasi keislaman terbesar di Indonesia yaitu NAHDLOTUL ULAMA ( NU ) yaitu Khadrotus Syaikh KH Hasyim Asy’ari.

Kelima putera-puteri KH Ahmad Djazuli Usman adalah KH Zainuddin Djazuli, KH Nurul Huda Djazuli, KH Khamim Djazuli, KH Munif Djazuli dan Hj Lailatul Badriyyah seluruhnya tetap mengayomi para santri dengan memegang tugas dan tanggung jawab masing-masing demi keberlangsungan eksistensi Pesantren, peran serta dan kontribusi yang paling rendah adalah dengan mengisi berbagai pengajian kitab-kitab salaf untuk diajarkan kepada para santri pada jam tertentu setiap hari mulai setelah sholat shubuh berjamaah, hingga tengah malam selepas sholat isya.

Diantara kelima putera-puteri KH Ahmad Djazuli Usman, adalah beliau KH Khamim Djazuli Usman yang lebih populer disebut Gus Miek yang memeiliki kepribadian sangat unik, kalau boleh dibilang nyentrik, dimana beliau memiliki kebiasaan berdakwah bukan ditempat yang umum, seperti masjid, majlis-majlis taklim, suarau dan madrasah-madrasah, tetapi beliau biasa terjun langsung ditempat kemaksiatan dan kemungkaran yang sedang terjadi, dunia malam adalah sorban untuk dakwahnya, prostitusi dan wanita-wanita malam adalah sajadah untuk sujudnya akan keagungan-Nya, minuman dan perjudian adalah tasbih Dzikirnya, sehingga tidak sedikit pihak yang menilai negatif akan sepak terjang beliau Gus Miek. Sebagai seorang pengusaha, tentu H. Hamid Djiman mempunyai keinginan untuk dapat sesering mungkin bisa bertatap muka dengan Gus Miek, dengan menyerahkan kendaraan, alat komunikasi dan lain sebagainya untuk meningkatkan intensitas pertemuan, walaupun demikian H. Hamid Djiman tetap tidak mampu untuk membuat pertemuan ataupun mengatur tatap muka sesuai dengan yang diharapkan, bahkan apa yang diberikannya kepada Gus Miek dikembalikan utuh oleh sang supir Gus Miek, hal inilah yang terus merangsang rasa kagum H. Hamid Djiman kepada Gus Miek.

Kekaguman dan rasa hormat yang timbul dari lubuk hati H. Hamid Djiman kepada Gus Miek kemudian dijadikan dasar utama untuk merespon keinginan Gus Miek mendirikan Pesantren Akhirat di Jakarta, dengan pertimbangan bahwa H. Hamid adalah seorang pengusaha yang siap secara finansial guna merealisasikan keinginan Gus Miek, maka kemudian direncanakanlah pembangunan Pondok Pesantren di tanah milik H. Hamid Djiman yang dikemudian hari menjadi menjadi lokasi sentral kegiatan Pondok Pesantren Al Hamid.

Adalah disuatu acara resepsi pernikahan seorang warga di kelurahan Cilangkap yang mengundang penceramah kondang yang terkenal dengan julukan Dai Sejuta Umat yaitu KH Zainuddin MZ yang kemudian disediakan tempat untuk menyantap hidangan makan malam di kediaman H. Hamid Djiman, dan betapa terkejutnya sang dai begitu melihat fhoto Gus Miek terpajang begitu besar di ruang tamu H. Hamid Djiman, yang kemudian menjadi tali pengikat hubungan pertemanan antara KH Zainuddin MZ dengan H. Hamid Djiman, sehingga ketika niatan dari Gus Miek untuk mendirikan sebuah pesantren akhirat diamini secara finansial oleh H. Hamid Djiman, kemudian juga diamini oleh KH Zainuddin MZ secara keilmuan dan diharapkan menjadi tokoh atau figur untuk pesantren yang akan didirikan.

Pada tahun 1995 dilaksanakanlah prosesi peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren yang pada awalnya disebut dengan Pondok Pesantren Terpadu Cilangkap, di mana prosesi dilaksanakan oleh yang terhormat Bapak Try Sutrisno yang pada kala itu menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia, yang juga dihadiri para pejabat dari mulai Gubernur DKI Jakarta, para Menteri dan Pejabat dari lingkungan sipil dan Militer.

Apa yang direncanakan manusia memang belum merupakan sebuah realisasi dari kenyataan, karena memang setiap kebaikan pasti dibarengi tantangan, begitupun juga dengan pembangunan Pondok Pesantren Terpadu Cilangkap, pada tahun 1997 bangsa ini terjadi suksesi kepemimpinan negara (presiden) yang dilanjutkan dengan terjadinya krisis moneter yang menerpa sendi-sendi perekonomian bangsa Indonesia, sehingga berdampak pada tindak lanjut pembangunan gedung Pondok Pesantren Al Hamid dan pada akhirnya pembangunan diberhentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan

Fajar harapanpun akhirnya datang juga pada tahun 2001 dimana proses pembangunan dapat dilanjutkan kembali sehingga rampung satu gedung utama pada tahun 2002, seiring dengan selesainya pembangunan gedung utama Pondok Pesantren Al Hamid, dan seiring dengan terjadinya perubahan kepengurusan Yayasan maka kemudian H. Hamid Djiman menunjuk putera pertamanya untuk memimpim perjuangan mendirikan dan menjalankan roda kegiatan pondok pesantren yang telah berganti nama menjadi Pondok Pesantren Al Hamid, maka dimulailah proses kegiatan belajar mengajar dilingkungan Pesantren dari mulai membuka pendaftaran, menerima para calon guru dan lain sebagainya.

Pendidikan Islam Yayasan Mantab Al-Hamid Cilangkap dari pra dan awal berdiri sampai penelitian ini dilakukan tahun 2008. Setidaknya Pondok Pesantren Al Hamid sekarang memiliki 4 lembaga pendidikan formal (Taman Kanak-kanak Islam Mitra Amanah, Madrasah Ibtidaiyah Terpadu/MIT Al Hamid, Madrasah Tsanawiyah/MTs Al Hamid, Madrasah Aliyah/MA Al Hamid. Dan memiliki 2 lembaga non formal yaitu Madrasah Diniyah putra/putri, Asrama Pondok Pesantren Putra/Putri Al Hamid dan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) Al Hamid.

Info Unggulan

BEASISWA PESANTREN MUTIARA.

JAKARTA, 6/8 - BEASISWA PESANTREN MUTIARA. Direktur Utama Bank Mutiara Maryono (2 kanan) didampingi jajaran Direksi dan Komisaris Bank Mutiara menyerahkan secara simbolis bantuan beasiswa kepada Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid (4 kiri) disaksikan Wakil Ketua PBNU Slamet Effendy Yusuf (kiri) dan Pendiri Pesantren Al Hamid KH. Hamid Djiman (4 kanan) saat buka puasa bersama di Pesantren Al Hamid Cipayung, Jakarta, Senin (6/8). Bank Mutiara menyerahkan 300 paket bingkisan bagi santri, guru, dan banser serta beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu sebagai wujud kepedulian dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. FOTO ANTARA/Isro/ama/12.

Jenjang Pendidikan

Pendidikan Islam Yayasan Mantab Al-Hamid Cilangkap dari pra dan awal berdiri sampai penelitian ini dilakukan tahun 2008. Setidaknya Pondok Pesantren Al Hamid sekarang memiliki 4 lembaga pendidikan formal (Taman Kanak-kanak Islam Mitra Amanah, Madrasah Ibtidaiyah Terpadu/MIT Al Hamid, Madrasah Tsanawiyah/MTs Al Hamid, Madrasah Aliyah/MA Al Hamid. Dan memiliki 2 lembaga non formal yaitu Madrasah Diniyah putra/putri, Asrama Pondok Pesantren Putra/Putri Al Hamid dan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) Al Hamid.

Ekstrakurikuler

EKSTRAKURIKULER
- Pramuka
- PMR dan KKR
- Paskibraka
- Drum Band
- Olahraga : (- Sepakbola - Futsal - Bulu Tangkis - Bola Voli - Bola Basket )
- Muhadharah ( Retorika Da’wah)
- Naghomat Al-Quran
- Hadrah dan ISHARI
- Qasidah
- Kaligrafi
- Music Band
- Silat
- Karate

Fasilitas

Fasilitas Pondok Pesantren : Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, gudang, kamar mandi/wc, klinik kesehatan.




Ayo Mondok ! Pesantrenku Keren

Ayo bergabung bersama kami dan menjadi bagian dari sebuah sajian informasi yang sangat penting di era digital saat ini, bagaimana pula hal ini akan membuat Pondok Pesantren Anda akan dikenal secara lebih luas oleh masyarakat publik internasional lewat sebuah informasi yang tersaji. Hal ini tentunya akan menjadi keuntungan / promosi tersendiri bagi pondok pesantren yang telah bergabung bersama kami.

© 2016-2018 PP. RMI NU & Team Ayo Mondok
Hak Cipta Dilindungi