AyoMondok

AYO MONDOK ! PESANTRENKU KEREN
PonPes Sirojul Mukhlasin Payaman

Jalan kalibening No. 64 Payaman Secang Magelang, Kab. Magelang, Jawa Tengah


   KH. Mukhlisun
   (0293) 365413
  
   www.yajri.or.id

Profil

Mengenal Sosok KH. Siradj tidak akan terpisahkan sosok KH. Mukhlasin beliu berdua adalah tokoh dikabupaten Magelang yang berkontribusi baik dalam pembangunan masyarakat lebih-lebih dalam pendidikan, beliu berdua adalah menantu KH. Sirodj (Mbah Romo Agung) yang berasal dari Tegalrejo Magelang dari pasangan KH. Abdurrohman dan ibu Nyai …..

KH. Siradj dan KH. Mukhlasin merupakan dua pendiri Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin (Pondok Baru) yang saat ini diasuh oleh KH. Mukhlisun (putra dari KH. Mukhlasin), pada perjalananya Pondok Baru atau atau Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin yang diasuh oleh beliu berdua, namun setelah KH. Mukhlasin meninggal dunia diteruskan oleh KH. Siradj, dan kemudian dilanjutkan oleh KH. Mukhlisun.

KH. Siradj merupakan salah satu menantu dari KH. Sirodj (Mbah Romo Agung), KH. Siradj menikahi putri bungsu KH. Sirodj (mbah Romo Agung) yaitu Ibu Umamah, dari pernikahan kedua tersebut mendapatkan lima keturunan yaitu KH. Minanurrohman Anshori (pengasuh Pesantren Sirojul Mukhlasin II), Rodloh (alm) mantan dosen UNS, Cholisoh Mahfudhoh, SE, KH. Khalim, dan Agus Abil Fadhol.

KH. Siradj merupakan tokoh Kyai yang dikenal di wiliyaha kedu terlebih di Magelang dengan seorang tokoh kyai alim yang bisa ber birokrasi dan berperan penting dalam memajukan pendidikan, baik pendidikan formal (umum) terlebih pendidikan pesantren, terbukti KH. Sirad membuat beberapa Yayasan di magelang, salah satunya adalah Yayasan Amal Jariyah atau lebih dikenal dengan seburan YAJRI pada tahun 1960an.

KH. Siradj meninggal dunia pada tahun 70-an pada saat itu dua diantara lembaga yang di dirikanya yaitu Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin/Pondok Baru yang diasuh oleh KH. Mukhlisun dan Yayasan Amal Jariyah (YAJRI) yang pada saat berdirinya bergerak pada pendidikan formal yaitu Mu’alimin Mu’alimat 6 tahun yang pada akhirnya berubah nama menjadi dua lembaga yaitu Madrasah Tsanawiyah (MTs) Yajri dan Madrasah Aliyah (MA) Yajri.

Perjalanan Yayasan Amal Jariyah setelah sepeninggalnya sang tokoh pendiri yaitu KH. Siradj di teruskan oleh putra sepupunya yaitu KH. Mukhlisun, namun karna beliu dengan segala urusanya dan kepentingan beliu berlahan mengundurkan diri, hingga yayasan yang bergerak di lembaga pendidikan formal tersebut mengalami penurunan yang sangat,

LAHIRNYA PESANTREN SIROJUL MUKHLASIN II

Disaat transisi Yayasan dan dua lembaga dibawahnya KH. Minanurrohman Anshori setelah selesai dari pesantren Al Anwar, Sarang Rembang, membuat suatu trobosan setelah mendapat restu dari beberapa keluarga dan tokoh Payaman salah satunya adalah KH. Sabikun, beliu KH. Minanurrohman Anshori pada tahun 1992 ikut terlibat dalam pengurusan yayasan yang notabenya para pendiri semua sudah non aktif dan beberapa sudah meninggal dunia, beliu mendirikan satu lembaga non-formal di bawah Yayasan Amal Jariyah yaitu Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin II.

Berdirinya pesantren tersebut membuat lembaga formal MTs dan MA Yajri yang sedianya mengalami penurunan jumlah siswa, dengan berdirinya pesantren tersebut bukan hanya siswa/santri yang datang dari lokal Magelang namun dari beberapa kota, bahkan provinsi luar jawa tengah, hingga pada saat ini jumlah santri sekitar 700 santri, dengan 15 rombongan belajar untuk tingkat MTs dan 14 rombongan belajar untuk tingkat MA yang terdiri dari dua jurusan (IPA dan IPS), dengan jumlah tenaga guru dan karyawan 75 guru.

Info Unggulan

Jenjang Pendidikan

Untuk meningkatkan kompetensi santri-siswa, lembaga ini berinovasi dengan menggunakan kurikulum dan system pembalajaran sebagai berikut ;

  1. Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum nasional madrasah dengan mengkombinasikan kurikulum pesantren
  2. Sitem belajar sorogan dan system klasikal
  3. Intensifikasi keilmuan Al-qur’an (dibawah bimbingan pengasuh pesantren), Hadits, Fiqh, bahasa dan MAFIKIB (matematika, Fisika, Kimia, Biologi)
  4. Pengkajian Kitab harian yang dilaksanakan pada waktu kegiatan formal, sore dan malam
  5. Kegiatan pengajian Bulan Romadhon
  6. Pilihan program IPA dan IPS untuk tingkat MA/SLTA
  7. Pelatihan Pengembangan diri : Khitobah, leadership melalui BESS (Badan Eksekutif Siswa/Santri) dan kemasyarakatan di lingkungan Pesantren dan Madrasah
  8. Penilaian kegiatan belajar terperinci sesuai materi SK/KD yang diajarkan secara online dan bias diakses oleh orang tua/wali dan santri-sisw

Untuk lebih memantapkan keilmuan siswa-santri yang berasal dari SD/MI, diharapkan dapat melaksanakan pendidikan dan pembelajaran di lembaga ini selama 6 (enam) tahun, untuk jenjang MTs dan MA, hal ini dilakukan disamping membantu orang tua/wali santri-siswa dalam membentuk putra putrinya dalam mengaplikasikan niat Tholabul ‘ilmi, juga karena kurikulum pembelajaran yang disampaikan adalah berjenjang dan berkelanjutan dari kelas 1 (VII.MTs) sampai dengan kelas 6 (XII.MA).

Ekstrakurikuler

fi, praktek mengajar, bahtsul masa’il diniyah, mading (majalah dinding), training khitobah, Jum’at bersih, olahraga, bimbingan pelajaran umum, kursus komputer, menjahit dan lain-lain

Fasilitas

masjid, asrama putra dan putri terpisah, koperasi, kantor, gedung-gedung sekolah dan madrasah, perguruan tinggi, lapangan serbaguna, perpustakaan, gudang, mck, sarana olahraga, lab komputer, lab bahasa asing, parkir mobil dan motor.



Ayo Mondok ! Pesantrenku Keren

Ayo bergabung bersama kami dan menjadi bagian dari sebuah sajian informasi yang sangat penting di era digital saat ini, bagaimana pula hal ini akan membuat Pondok Pesantren Anda akan dikenal secara lebih luas oleh masyarakat publik internasional lewat sebuah informasi yang tersaji. Hal ini tentunya akan menjadi keuntungan / promosi tersendiri bagi pondok pesantren yang telah bergabung bersama kami.

© 2016-2018 PP. RMI NU & Team Ayo Mondok
Hak Cipta Dilindungi