AyoMondok

AYO MONDOK ! PESANTRENKU KEREN
PonPes Anwarul Huda

Jl. Candi 3D, Karangbesuki, Sukun, 65146, Kota Malang, Jawa Timur


  
  (0341) 562898
 
   www.ppanwarulhuda.com

Profile

Pesantren Anwarul Huda merupakan pesantren dengan karakteristik salafiyah (tradisional). Pesantren salafiyah berarti pesantren tersebut masih mempertahankan sistem pengajaran tradisional, dengan materi pengajaran kitab-kitab klasik atau disebut kitab kuning (Hasbullah, 2001:156). Pesantren ini berada di kelurahan Karangbesuki.

KH. Muhammad Yahya pengasuh pesantren Miftahul Huda – Gading, generasi ke-4 pernah mengajak H.M. Baidowi Muslich untuk berdakwah di daerah Karangbesuki. Beliau berkata kepada HM. Baidowi Muslich yang ketika itu masih menjadi santrinya “mbesok ono pondok pesantren dek kene” (suatu saat nanti ada pondok pesantren disini).

Suatu hari, masyarakat Karangbesuki berserta tokohnya mewakofkan sebidang tanah HM. Dasuki kepada keluarga KH. Muhammad Yahya. Dengan diwakofkan tanah tersebut dimungkinkan agar tanah tersebut dapat digunakan untuk memperjuangkan agama Islam. Selain itu, Masyarakat Karangbesuki memandang perlunya pemuka agama (kiai) di daerah tersebut untuk dimintai saran dalam hal urusan agama. Dalam masyarakat Kiai menjadi tokoh yang sentral dan dominan dalam kehidupan suatu pesantren.Sehingga, predikat kiai berhubungan dengan suatu gelar kehormatan yang dikeramatkan, yang menekankan pada kemuliaan dan pengakuan yang diberikan secara suka rela kepada ulama Islam (Qosim, 2003:8).

Setelah mewakafkan tanah tersebut, putra KH. Muhammad Yahya bernama H. M. Dimyati Ayatullah Yahya meninggal dunia. Setelah ± 40 hari puteranya, KH. Muhammad Yahya juga menyusul berpulang ke Rahmatullah. Adanya kejadian tersebut membuat Ibu Nyai Hj. Siti Khotijah Yahya merasa kehilangan kedua orang yang dikasihinya. Akhirnya tanah wakof tersebut dikembalikan. Keluarga alm. KH. Muhammad Yahya merasa belum mampu untuk mengelola tanah tersebut. Dengan dikembalikannnya tanah tersebut diharapkan mampu dikelola oleh masyarakat Karangbesuki sendiri untuk dimanfaatkan masyarakat (Yaqien, 2013).

Masyarakat Karangbesuki memanfaatkan tanah tersebut untuk didirikan sebuah Yayasan Pendidikan Islam Sunan Kalijaga yang terdiri dari Masjid Sunan Kalijaga RA, MI dan MTs Sunan Kalijaga. Pendidikan tersebut berbasis keislaman.

Pada tahun ± 1994 keluarga alm. H. Dasuki, saudara H.M. Khoiruddin menjual tanah yang berada di dekat Masjid Sunan Kalijaga (Yaqien, 2013:4). Kemudian banyak pembeli menawarkan diri termasuk orang Cina dengan harga menarik. Sebelum memutuskan masyarakat Karangbesuki meminta saran kiai. Kiai tersebut adalah KH. M. Baidowi Muslich. Beliau memberikan saran untuk membelinya secara bersama-sama.

KH. Baidowi Muslich ingin tanah tersebut didirikan sebuah pesantren. Sesuai amanat dari alm. KH. Muhammad Yahya.

Pada tahun 1997 dimulailah pembangunan pesanten sebagai bukti kesunggugan beliau. Tepatnya pada tanggal 2 Oktober 1997 Pondok Pesantren Anwarul Huda diresmikan. Pembangunan tersebut juga dibantu oleh masyarakat sekitar Karangbesuki. Sebelum pembangunan tersebut KH. Baidowi Muslich meminta restu dari Ibu Nyai H. Siti Khotijah Yahya. Beliau menamakan pesantren tersebut dengan nama “Anwarul Huda”. Nama tersebut dipilih agar tidak jauh berbeda dengan pesantren Miftahul Huda (Gading). Selain itu, Pesantren Miftahul Huda adalah induk dari lahirnya pesantren baru tersebut. Anwarul Huda berasal dari bahasa Arab artinya “cahaya-cahaya petunjuk”. Sistem pendidikan maupun pengelolaannya mengadopsi sistem Pesantren Miftahul Huda.

Info Unggulan

Jenjang Pendidikan

Pesantren Anwarul Huda merupakan pesantren dengan karakteristik salafiyah (tradisional). Pesantren salafiyah berarti pesantren tersebut masih mempertahankan sistem pengajaran tradisional, dengan materi pengajaran kitab-kitab klasik atau disebut kitab kuning (Hasbullah, 2001:156). 

Pendidikan Informal :

1. Taman Pendidikan Qur’an
Taman Pendidikan Al Qur'an Anwarul Huda

2. Madrasah Diniyah Tingkat Awaliyah

3. Madrasah Diniyah Tingkat Wustho

4. Madrasah Diniyah Tingkat Ulya

Pendidikan Nonformal :

1. Majelis Ta’lim

Ekstrakurikuler

Seni baca Al Qur’an, Kajian kitab Kuning, Kaligrafi, praktek mengajar, bahtsul masa’il diniyah, mading (majalah dinding), training khitobah, olahraga, bimbingan pelajaran umum, kursus komputer, menjahit, kursusbengkel, silat, dan lain-lain

Fasilitas

Fasilitas Pondok Pesantren : Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, gudang, kamar mandi/wc, klinik kesehatan.




Ayo Mondok ! Pesantrenku Keren

Ayo bergabung bersama kami dan menjadi bagian dari sebuah sajian informasi yang sangat penting di era digital saat ini, bagaimana pula hal ini akan membuat Pondok Pesantren Anda akan dikenal secara lebih luas oleh masyarakat publik internasional lewat sebuah informasi yang tersaji. Hal ini tentunya akan menjadi keuntungan / promosi tersendiri bagi pondok pesantren yang telah bergabung bersama kami.

© 2016-2018 PP. RMI NU & Team Ayo Mondok
Hak Cipta Dilindungi