AyoMondok

AYO MONDOK ! PESANTRENKU KEREN
PonPes Mamba'ul Ma'arif Denanyar

Jl. KH. Bisri Syansuri no 81-83, Denanyar 61416, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur


  KH. Abdul Salam Shohib
  085706140188 / 081232506995
  asramasunanampel@gmail.com
   www.asadenanyar.com

Profil



Nama pondok pesantren Mamba’ul Ma’arif, yang lebih dikenal dengan sebutan Pondok Denanyar, memang sudah tak asing lagi buat orang Indonesia – lebih-lebih bagi masyarakat Jawa Timur. Apalagi tak sedikit tokoh-tokoh yang berkaliber nasional, lahir dari pesantren ini. Tapi siapa sangka kalau dulu daerah ini merupakan tempat yang jauh dari sentuhan moralitas agama?



Desa Denanyar, semula sangat dikenal sebagai pusatnya Mo Limo. Berbagai bentuk kemaksiatan, sudah menjadi irama rutin masyarakatnya. Lebih-lebih dengan begal, perampasan secara paksa terhadap orang yang berani melintasi tempat tersebut. Namun justru itulah yang membulatkan tekad KHM. Bishri Sansuri, untuk mendirikan pondok pesantren di tempat yang berjarak 2 Km arah Barat kota Jombang. Dengan dorongan istrinya Nyai Hj. Noor Khodijah dan mertuanya KH. Hasbullah serta gurunya KH. Hasyim Asy’ari, pada tahun 1917 diwujudkanlah keinginan itu.



Berangkat dari sebuah surau kecil dan empat orang santri, dimulailah kegiatan pondok pesantren. Di samping itu, Kyai kelahiran 18 September 1886 di Tayu Pati ini juga kerap melakukan dakwah di luar pesantren, keliling dari satu desa ke desa lainnya. “Waktu itu sudah menjadi kondisi rutin kalau di tengah jalan Mbah Bishri tiba-tiba dicegat orang. Bahkan ada pula yang sampai nglurug ke sini,” tutur KH. Abdul Mujib Shohib mengkisahkan.



Tetapi sebagai upaya untuk terus meningkatkan pengembangan institusi pendidikan masa kini dan masa depan, maka didirikanlah Madrasah Tsanawiyah Mambaul Ma’arif (status swasta) tahun 1993. Kemudian Madrasah Aliyah Mambaul Ma’arif (status swasta) pada tahun 2000. Dengan menggunakan sistem kurikulum terpadu yang mengacu pada kurikulum tetap dan kurikulum pesantren dengan spesifikasi ilmu-ilmu agama, bahasa Arab, bahasa Inggris. Ada juga sekolah kejuruan dengan nama SMK Bisri Syansuri yang mulai dibuka pada tahun 1999.



Disamping itu, Yayasan Mambaul Ma’arif juga mendirikan institusi pendidikan penunjang sebagai peletak tata nilai Islam dalam mengembangkan dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan. Diantaranya : Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ), Madrasah Diniyah serta lembaga Bahasa Arab dan Inggris (LBAI).



Visi Pendidikan yang dikembangkan Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif adalah Mengembangkan tradisi keilmuan pesantren yang bisa menghantarkan lulusan yang Mutafaqqih fiddin, kompetitif dalam menatap masa depan, dinamis, kreatif, berakhlak mulia serta bermanfaat.

Info Unggulan



PERSATUAN ALUMNI PESANTREN

MUQADDIMAH

Asrama Sunan Ampel dibawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif yang berdiri di Desa Denanyar Kec. Jombang Kab. Jombang, adalah salah satu dari lembaga pendidikan Islam yang membentuk alumninya bukan hanya memiliki ilmu pengetahuan tentang keislaman, namun lebih dari itu membentuk mental yang sangat kokoh dan tangguh menghadapi segala macam tantangan hidup, tantangan pergaulan, tantangan kebutuhan, tantangan konflik, tantangan masyarakat, tantangan keadaan yang menjepit sekalipun. Inilah barangkali yang dapat kita rasakan dan tidak kita sadari, bahwa pembentukan mental di pondok pesantren ternyata jauh lebih berharga setelah kita menghadapi realitas kehidupan yang beraneka macam keadaan ini.

Keanekaragaman keadaan alumni adalah rahmat yang telah diberikan oleh Allah kepada kita umat manusia, tidak dikatakan pandai jika tidak ada yang bodoh, tidak dikatakan kaya jika tidak ada yang miskin, tidak dikatakan hitam jika tidak ada yang putih. Kata-kata ini sangat sederhana namun jika kita renungkan ternyata maknanya luar biasa dalam menjangkau kehidupan yang sedang atau belum kita raih saat ini. Barangkali karena kita masih kurang dalam mengamalkan anjuran Rasulullah yang berupa silaturrahmi yang dijanjikan oleh beliau akan di luaskan hidupnya dan rizkinya. Silat yang artinya berhubungan dan rahmi yang berarti mengasihi berupa apa saja baik berupa jaringan, berupa empati, berupa relasi, berupa rizki, berupa ide, berupa jalan menuju kebaikan, atau mengasihi apa saja yang bisa kita kasihkan dengan penuh keikhlasan dan rasa sayang diantara kita.

Asrama sunan Ampel pondok pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang yang berdiri sejak tahun 1989 hingga kini alumninya telah mencapai 25 periode. Jumlah ini jika dikalikan rata-rata setiap tahun 50 santri yang keluar sekarang ini jumlahnya sudah mencapai 1250 orang. Kemana 1250 orang ini? Berapa yang kita kenal dan ada komunikasi dengan kita? Siapa yang tau ada alumni yang potensi dan prospektif ketika berhubungan dengan alumni yang lainnya? Berapa yang tau perkembangan Almamaternya? Dari jumlah sekian banyak hanya 1-10 % yang masih ada komunikasi dalam silaturrahmi.

Banyak ikatan-ikatan alumni di dunia ini, mulai dari yang hanya terbentuk kepengurusannya saja tanpa kegiatan, ada yang belum terbentuk kepengurusannya namun sering reoni, ada pula yang ikatan alumninya kuat dan kokoh bahkan bisa lebih memajukan alumni yang sukses, dan menghidupkan alumni yang belum sukses. Barang kali selama ini kita masih ragu dan memilih tertutup karena kita merasa sukses, dan yang belum sukses lebih memilih tertutup agar ketidak suksesannya tidak diketahui oleh teman alumni yang lain, inilah yang sebenarnya menjadi salah satu penyebab kegagalan setiap ikatan alumni yang pernah berdiri di dunia ini. Alumni Asrama Sunan Ampel Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif yang selama ini telah mendapat gemblengan mental tentunya tidak memiliki jiwa dan mental yang lemah seperti itu. Dan hampir setiap alumni Asrama Sunan Ampel yang pernah dihubungi dari hati ke hati tentu menjawab dengan ideal, inilah yang sebenarnya terjadi.

Dari latar belakang fikiran semacam inilah maka tahun ini yang kebetulan menghadapi Haul se-Abad di tahun depan 2015 hasil musyawarah pertemuan alumni Asrama Sunan Ampel tanggal 30 April 2014, pukul 17.00 yang bertempat di ndalem atas KH. Imam Haramain Asy’ari, membentuk organisasi alumni yang kokoh dan resmi, sehingga kita bisa membuat kegiatan baik bersifat pendidikan, ekonomi, politik, sosial, budaya, agama, seni, dan lain-lain melalui organisasi yang telah kita bentuk ini.


NAMA ORGANISASI

Organisasi ini disepakati diberi nama “Persatuan Keluarga Alumni Sunan Ampel” yang disingkat PERKASA.

VISI, MISI, DAN TUJUAN

Organisasi ini memiliki visi, misi, dan tujugan sebagai berikut:

A. Visi PERKASA

1. Terwujudnya dedikasi dan loyalitas santri dan alumni yang tinggi terhadap almamater.

2. Terciptanya jaringan kerja, kerja sama, silaturrahmi, dan identifikasi alumni.

3. Terwujudnya kepedulian dan kebanggaan alumni terhadap almamater.

4. Terwujudnya peran alumni dimasyarakat dalam wadah Islam ahlu sunnah wal jama’ah.

B. Misi PERKASA

1. Mengikat alumni Asrama Sunan Ampel PP. Mamba’ul Ma’arif Denanyar dalam ikatan ukhuwah Islamiyah.

2. Memberdayakan alumni Asrama Sunan Ampel PP. Mamba’ul Ma’arif Denanyar dalam wadah net working anggota dan santri Asrama Sunan Ampel PP. Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang.

3. Reformulasi peran alumni Asrama Sunan Ampel PP. Mamba’ul Ma’arif Denanyar dalam berkhidmad pada almamater.

4. Membangun kesadaran dan semangat alumni terhadap eksistensi alumni di tengah kehidupan bermasyarakat

C. Tujuan PERKASA
1. Menyelenggarakan pertemuan anggota sekurang-kurangnya satu kali dalam satu tahun.

2. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bersifat meningkatkan skill dan networking anggota dan santri Asrama Sunan Ampel PP. Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang.

3. Mengusahakan sumbangsih untuk mengembangkan pesantren Asrama Sunan Ampel PP. Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang.

4. Menyelenggarakan wadah komunikasi keislaman yang berorientasi pada da’wah Islamiyah ala ahli sunnah wal jama’ah.

Jenjang Pendidikan



Saat ini jumlah santri PP Mamba’ul Ma’arif mencapai 2000 santri. Jika ditambah dengan yang ada di lembaga pendidikan formal, jumlahnya berkisar pada 3500 santri. Semua siswa di madrasah, menurut KH. Mujib Shohib, wajib mengikuti materi pelajaran di Madrasah Diniyah yang dilakukan sore hingga malam hari. “Kalau cuma mengandalkan materi pelajaran sekolah di pagi hari, saya kuatir esensi pondok pesantren malah akan sirna,” tutur pengasuh pondok ini menandaskan. “Karena yang menjadi ciri khas pondok itu kan kitab kuning. Inilah yang menjadi rohnya Diniyah,” tambahnya


UNIT PENDIDIKAN DI NAUNGAN PP. MAMBA'UL MA'ARIF


PENDIDIKAN FORMAL


1. PAUD ( Pendidikan anak usia dini ) Mambaúl Maárif


2. Madrasah Tsanawiyah Mambaúl Maárif ( Mu'allimin / Mu'allimat )


3. Madrasah Tsanawiyah Negeri


4. Madrasah Aliyah Mambaúl Maárif ( Mu'allimin / Mu'allimat )


5. Madrasah Aliyah Negeri


6. SMK Bisri Syansuri


PENDIDIKAN NON - FORMAL


1. Madrasah Diniyah Mamba'ul Ma'arif


2. LBAI ( Lembaga Bahasa Arab dan Inggris )


3. SAKAL ( Sekolah Kaligrafi Al - Qurán )


4. Taman pendidikan Al - Qurán ( TPQ )      





Ekstrakurikuler



Seni baca Al Qur’an, Kajian kitab Kuning, Kaligrafi, praktek mengajar, bahtsul masa’il diniyah, mading (majalah dinding), training khitobah, olahraga, bimbingan pelajaran umum, kursus komputer, menjahit, kursusbengkel, silat, dan lain-lain

Fasilitas



Fasilitas Pondok Pesantren : Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, gudang, kamar mandi/wc, klinik kesehatan.




Ayo Mondok ! Pesantrenku Keren

Ayo bergabung bersama kami dan menjadi bagian dari sebuah sajian informasi yang sangat penting di era digital saat ini, bagaimana pula hal ini akan membuat Pondok Pesantren Anda akan dikenal secara lebih luas oleh masyarakat publik internasional lewat sebuah informasi yang tersaji. Hal ini tentunya akan menjadi keuntungan / promosi tersendiri bagi pondok pesantren yang telah bergabung bersama kami.

© 2016-2018 PP. RMI NU & Team Ayo Mondok
Hak Cipta Dilindungi