AyoMondok

AYO MONDOK ! PESANTRENKU KEREN
PonPes Al-Amien Prenduan

Jalan Raya Prenduan, RT 03 / RW 01, Prenduan, Pragaan, Sumenep, Kab. Sumenep, Jawa Timur


  
   +62 819-3499-1800
 
   www.al-amien.ac.id

Profile

Beberapa tahun kemudian, sekitar awal abad ke-20, Kiai Chotib mulai merintis pesantren dengan mendirikan Langgar kecil yang dikenal dengan Congkop. Dari congkop inilah sebenarnya cikal bakal Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN yang ada sekarang ini dan kiai Chotib sendiri ditetapkan sebagai perintisnya.

Setelah meredup dengan kepergian kiai Chotib, kegiatan pendidikan Islam di Prenduan kembali menggeliat dengan kembalinya kiai Djauhari (putra ke tujuh kiai Chotib) dari Mekkah setelah sekian tahun mengaji dan menuntut ilmu kepada Ulama-ulama Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Beliau kembali bersama istri tercinta Nyai Maryam yang merupakan putri salah seorang Syekh di Makkah Al-Mukarromah.

Sekembali dari Mekkah, KH. Djauhari tidak langsung membuka kembali pesantren untuk melanjutkan rintisan almarhum ayah beliau. Beliau melihat masyarakat Prenduan yang pernah dibinanya sebelum berangkat ke Mekkah perlu ditangani dan dibina lebih dahulu karena terpecah belah akibat masalah-masalah khilafiyah yang timbul dan berkembang di tengah-tengah mereka.

Akhir tahun 1950-an Mathlabul Ulum dan Tarbiyatul Banat telah mencapai masa keemasannya. Dikenal hampir di seluruh Prenduan dan sekitarnya. Namun sayang kondisi umat Islam yang pada masa itu diterpa oleh badai politik dan perpecahan memberi dampak cukup besar di Prenduan dan Mathlabul Ulum. Memecah persatuan dan persaudaraan yang baru saja terbangun setelah melewati masa-masa penjajahan. Pimpinan, guru dan murid-murid Mathlabul Ulum terpecah belah.

Periode Pendirian Pesantren (1952 – 1971) Menjelang akhir tahun 1951, di tengah keprihatinan memikirkan nasib Mathlabul Ulum yang terpecah KH. Djauhari teringat pada Pesantren Congkop dan almarhum ayahanda tercinta, teringat pada harapan masyrakat Prenduan saat pertama kali beliau tiba dari Mekkah. Beliaupun bertekad untuk membangkitkan kembali harapan yang terpendam, membangun Congkop Baru.

Langkah pertama yang beliau lakukan adalah membangun sebuah langgar atau mushalla yang menjadi pusat kegiatan santri dan para ikhwan Tidjaniyyin. Akhirnya setelah kurang lebih 1 tahun, walaupun dengan sangat sederhana Majlis Tidjani pun berdiri tegak. Maka tepat pada tanggal 10 November 1952 yang bertepatan dengan 09 Dzul Hijjah 1371 dengan upacara yang sengat sederhana disaksikan oleh beberapa santri dan Ikhwan Tidjaniyyin, KH. Djauhari meresmikan berdirinya sebuah Pesantren dengan nama Pondok Tegal. Pondok Tegal inilah yang kemudian berkembang tanpa putus hingga saat ini dan menjadi Pondok Pesantren Al-Amien seperti yang kita kenal sekarang ini. Karena itulah tanggal peresmian yang dipilih oleh KH. Djauhari disepakati oleh para penerus beliau sebagai tanggal berdirinya Pondok Pesantren AL-AMIEN PRENDUAN.

Info Unggulan

Santri Terbaik Al-Amien Belajar ke Yaman

PRAGAAN-Ma’had Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah (TMI) Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amien Prenduan memberangkatkan santri terbaiknya untuk belajar ke Yaman. Santri berprestasi itu adalah Umam Fakhruddin, asal Desa Ella’ Daya, Kecamatan Lenteng, Sumenep. Kesempatan menempuh pendidikan di luar negeri itu diraih setelah dia lulus mengikuti seleksi belajar ke Hadramaut, Yaman, di Ma’had Huroidhoh, Bogor.

Pada acara pamitan di Masjid Jamik Ponpes Al-Amien Prenduan, Pengasuh Ma’had TMI Al-Amien Prenduan KH Moh. Zainullah Rois Lc mengajak seluruh santri Al-Amien Prenduan untuk bersyukur kepada Allah SWT atas lulusnya Umam Fakhruddin pada seleksi tersebut. Menurutnya, tugas yang diemban TMI Al-Amien Prenduan ke depan harus mampu mempertahankan kualitas alumninya dan meningkatkan serta menjaga kepercayaan masyarakat kepada Al-Amien Prenduan. Oct 28, 2013 admin LEPAS Pengasuh Mahad TMI Al-Amien Prenduan KH Moh Zainullah Rois Lc kanan bersama Umam Fakhruddin pada acara pelepasan di Masjid Jamik Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan

Pengasuh Ma’had TMI Al-Amien Prenduan KH Moh. Zainullah Rois Lc (kanan) bersama Umam Fakhruddin pada acara pelepasan di Masjid Jamik Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

PRAGAAN-Ma’had Tarbiyatul Mu’allimien Al-Islamiyah (TMI) Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amien Prenduan memberangkatkan santri terbaiknya untuk belajar ke Yaman. Santri berprestasi itu adalah Umam Fakhruddin, asal Desa Ella’ Daya, Kecamatan Lenteng, Sumenep. Kesempatan menempuh pendidikan di luar negeri itu diraih setelah dia lulus mengikuti seleksi belajar ke Hadramaut, Yaman, di Ma’had Huroidhoh, Bogor.

Pada acara pamitan di Masjid Jamik Ponpes Al-Amien Prenduan, Pengasuh Ma’had TMI Al-Amien Prenduan KH Moh. Zainullah Rois Lc mengajak seluruh santri Al-Amien Prenduan untuk bersyukur kepada Allah SWT atas lulusnya Umam Fakhruddin pada seleksi tersebut. Menurutnya, tugas yang diemban TMI Al-Amien Prenduan ke depan harus mampu mempertahankan kualitas alumninya dan meningkatkan serta menjaga kepercayaan masyarakat kepada Al-Amien Prenduan.

”Keberhasilan alumni TMI di lembaga pendidikan internasional adalah atas kerja sama yang baik, yang telah didarmabaktikan oleh para kiai, guru, dan seluruh penghuni Al-Amien Prenduan,” jelasnya.

Sementara itu, Umam Fakhruddin dalam sambutannya mengajak santri Al-Amien Prendaun agar belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh. Siapa orang yang belajar dengan sungguh-sungguh pasti Allah SWT akan memberi kemudahan. Jadilah santri yang taat kepada Allah SWT dan rasul-Nya, kiai, dan guru-gurunya, sehingga akan meraih rida Allah SWT.

Keberhasilan Umam memberikan motivasi kepada Alfian, santri asal Manokwari, Papua Barat. Dia juga semakin ingin melanjutkan kuliah ke Yaman atau kampus-kampus Islam di Timur Tengah.

Jenjang Pendidikan

Pondok Tegal
Ma'had TMI Tarbiyatul Mu’allimien al-Islamiyah
Ma'had Putri I
Ma'had IDIA Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien
Ma'hat MTA Ma’had Tahfidh Al-Qur’an

Ekstrakurikuler

Seni baca Al Qur’an, kajian kitab kuning, pramuka, silat, PMR, Kaligrafi, praktek mengajar, bahtsul masa’il diniyah, mading (majalah dinding), training khitobah, Jum’at bersih, olahraga, bimbingan pelajaran umum, kursus komputer, menjahit dan lain-lain

Fasilitas

Masjid, asrama putra dan putri terpisah, koperasi, kantor, gedung-gedung sekolah dan madrasah, taman, perguruan tinggi, lapangan serbaguna, gudang, mck, lab komputer, lab bahasa asing, parkir mobil dan motor.




Ayo Mondok ! Pesantrenku Keren

Ayo bergabung bersama kami dan menjadi bagian dari sebuah sajian informasi yang sangat penting di era digital saat ini, bagaimana pula hal ini akan membuat Pondok Pesantren Anda akan dikenal secara lebih luas oleh masyarakat publik internasional lewat sebuah informasi yang tersaji. Hal ini tentunya akan menjadi keuntungan / promosi tersendiri bagi pondok pesantren yang telah bergabung bersama kami.

© 2016-2018 PP. RMI NU & Team Ayo Mondok
Hak Cipta Dilindungi